MENTOK, BANGKA BARAT – Aktivitas penambangan timah di wilayah kerja Kampung Sawah, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, menunjukkan komitmen kepedulian sosialnya. Pada Sabtu (24/01/2026), pihak pengelola tambang melalui Ponton Isap Produksi (PIP) menyalurkan dana kompensasi kepada masyarakat setempat sebagai wujud realisasi kesepakatan bersama.
Penyaluran dana sebesar Rp2.700.000 tersebut diserahkan langsung dan diterima oleh pengurus Surau, Bapak Romli, dengan disaksikan oleh perangkat RT/RW 04 Kampung Sawah. Dana ini dialokasikan secara transparan untuk berbagai sektor, meliputi:
Nelayan dan Masyarakat Pesisir.
Kas Masjid/Surau.
Panitia Pelaksana.
Biaya Operasional Lapangan.
Oase di Tengah Paceklik Nelayan
Ketua RT 01, yang akrab disapa Mak Li, menyambut baik penyaluran kompensasi ini. Menurutnya, bantuan ini datang di waktu yang tepat, mengingat kondisi ekonomi masyarakat sedang menurun akibat faktor cuaca.
"Kegiatan ini sangat membantu masyarakat dan nelayan pesisir. Di saat ekonomi menurun dan cuaca buruk di laut, banyak nelayan yang berkurang tangkapan serta penghasilannya. Dengan adanya aktivitas tambang PIP ini, kami sangat terbantu. Walaupun dibagi sedikit orang, yang penting berkah dan bisa membantu kas Surau untuk kebutuhan operasional," ujar Mak Li.
Komitmen Legalitas dan Kondusifitas
Di sisi lain, Bang Rusdan, selaku Ketua Panitia sekaligus tokoh RW 04, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga agar aktivitas pertambangan berjalan kondusif. Ia menekankan bahwa operasional yang dijalankan oleh CV. MBP ini dilakukan secara legal sesuai dengan Surat Perintah Kerja (SPK) yang diterbitkan oleh PT TIMAH Tbk.
"Kami berusaha menjaga kegiatan ini tetap kondusif dan nyaman bagi penambangan. Kami berharap jumlah produksi timah di wilayah Kampung Sawah semakin meningkat, sehingga manfaatnya pun lebih terasa bagi warga," kata Bang Rusdan.
Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
"Ayo kita saling jaga dan bekerjasama dengan baik demi masyarakat dan nelayan. Kami memastikan kegiatan ini benar-benar didukung oleh masyarakat pesisir," pungkasnya.
Dengan adanya sinergi antara pihak penambang dan warga, diharapkan aktivitas ekonomi di Kampung Sawah dapat terus berputar secara harmonis dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan lokal.
(agus)



Social Header