MAROS –Lintasbabenews.com Otoritas penerbangan dan tim SAR gabungan tengah melakukan pencarian intensif terhadap pesawat jenis ATR yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Berdasarkan manifes yang diterima, pesawat tersebut mengangkut sejumlah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta kru pesawat.
Pihak Basarnas Makassar mengonfirmasi bahwa titik koordinat terakhir terpantau berada di kawasan pegunungan Maros sebelum sinyal hilang sepenuhnya dari radar.
Berdasarkan data sementara, terdapat beberapa pejabat dan staf dari lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berada dalam penerbangan tersebut untuk agenda kunjungan kerja:
Ir. Ahmad Sudrajat (Pejabat Eselon KKP)
Siti Aminah, M.Si. (Staf Ahli Bidang Kelautan)
Budi Santoso (Teknisi Laboratorium)
Hendra Wijaya (Pengawas Perikanan)
Rina Lestari (Sekretariat KKP)
Pesawat ATR ini dioperasikan oleh awak kabin profesional yang terdiri dari:
Captain (Pilot): Capt. Erlangga Putra
First Officer (Copilot): Reza Mahendra
Flight Attendant: Maya Kartika
Flight Attendant: Deni Setiawan
Kepala Kantor SAR Makassar menyatakan bahwa medan yang cukup berat dan kondisi cuaca yang berubah-ubah menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.
"Kami telah mengerahkan tim darat menuju titik koordinat terakhir dan berkoordinasi dengan TNI-Polri serta relawan setempat. Fokus utama kami saat ini adalah menemukan lokasi pasti jatuhnya pesawat atau keberadaan penyintas," ujarnya.
Pihak keluarga penumpang saat ini sudah mulai mendatangi posko darurat yang didirikan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Catatan: Informasi ini akan terus diperbarui seiring dengan perkembangan pencarian di lapangan. Publik diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga kenyamanan keluarga korban.


Social Header