MENTOK, BANGKA BARAT – Sebagai wujud kepedulian terhadap bencana alam yang melanda Aceh, PT Timah Tbk bersinergi dengan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung menyalurkan bantuan kemanusiaan pada Sabtu, 10 Januari 2026. Pengiriman bantuan ini dilepas langsung dari Dermaga PT Timah, Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Dukungan Lima Unit Alat Berat dan Logistik
Bantuan yang dikirimkan kali ini difokuskan pada kebutuhan krusial pascabencana untuk mempercepat pemulihan infrastruktur. PT Timah Tbk mengerahkan sebanyak lima unit alat berat jenis ekskavator (PC) untuk membantu proses evakuasi dan pembersihan material di lokasi bencana. Selain alat berat, dikirimkan pula paket sembako dan kebutuhan logistik lainnya.
Pernyataan Danlanal Babel
Dalam sambutannya di dermaga, Komandan Lanal (Danlanal) Babel menyampaikan bahwa operasi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
"Sesuai dengan instruksi pimpinan, kami dari TNI AL Lanal Babel berkomitmen penuh memfasilitasi pendistribusian bantuan ini. Penggunaan KRI Teluk Gilimanuk-531 adalah langkah strategis agar lima unit alat berat dan bantuan logistik lainnya dapat sampai ke Aceh tepat waktu dan segera bisa dioperasikan untuk membantu saudara-saudara kita di sana," ujar Danlanal Babel.
Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara TNI AL dan PT Timah Tbk menunjukkan soliditas yang kuat dalam merespons keadaan darurat nasional. "Kami mengapresiasi PT Timah Tbk atas inisiatif ini. Alat berat sangat dibutuhkan di lapangan untuk membuka akses jalan yang terputus," tambahnya.
Mekanisme Pengiriman Menggunakan KRI Teluk Gilimanuk-531
Seluruh bantuan dimuat ke dalam kapal perang KRI Teluk Gilimanuk-531 yang telah bersandar di dermaga PT Timah Mentok. Kapal jenis Landing Ship Tank (LST) ini dipilih karena kapasitasnya yang mumpuni untuk mengangkut kendaraan berat langsung menuju pesisir wilayah terdampak.
Pihak PT Timah Tbk dan jajaran Lanal Babel berharap bantuan ini dapat mempercepat proses rehabilitasi dan memberikan semangat bagi warga Aceh untuk segera bangkit dari masa sulit.


Social Header