Breaking News

Tujuh Dukun Sekarat: Hutan Lindung Dibabat Tambang, Dibakar untuk Sawit

MENTOK – Nasib Hutan Lindung Tujuh Dukun di Desa Air Belo, Kecamatan Mentok benar-benar malang. Bukan hanya tanahnya porak-poranda digarap tambang timah ilegal, hutan di sepanjang jalan masuknya kini dibakar dan disulap menjadi kebun sawit.

Pantauan media, Rabu (30/9/2026), sepanjang jalan menuju kawasan yang seharusnya steril dari aktivitas apapun itu, justru telah berubah menjadi kebun sawit. Usia tanaman bervariasi, mulai dari 4 bulan hingga 2 tahun. Sisa pembakaran masih terlihat jelas – bara api masih menyala, kepulan asap mengepul dari tumpukan ranting dan kayu yang sengaja dibakar.

Ironisnya, para pemilik kebun di dalam kawasan hutan negara itu disebut-sebut bukan hanya warga biasa, namun juga kalangan berduit.

Kondisi ini melengkapi kerusakan sebelumnya. Di bagian dalam kawasan, sedikitnya tujuh unit tambang timah jenis rajuk tower masih beroperasi, hanya berjarak 400 meter dari muara Sungai Selindung.

Menanggapi temuan ini, aparat bergerak.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026), mengucapkan terima kasih atas informasi tersebut. "Terimakasih banyak infonya," tulisnya singkat via WhatsApp.

Respon serupa datang dari Kepala KPHP Rambat-Menduyung, Melyandi, yang berjanji akan segera cek lapangan. "Terimakasih infonya. Kami akan melakukan croscek dulu di lapangan," ujarnya.

Sementara Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, menegaskan akan menindaklanjuti temuan kolong tambang di dekat muara sungai tersebut.

Agus

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - LINTAS BABEL NEWS | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION